Keceriaan Nala Seketika Padam

Keceriaan Nala Seketika Padam

Menjadiayah.com Ketika waktu imunisasi tiba, saya selalu cemas. Bahkan sebagai seorang ayah, saya belum pernah mendampingi Nala untuk suntik vaksin imunisasi. Saya memang tidak tega. Dan istri saya paham itu.

Jadi, ketika kemarin waktunya Nala untuk kembali imunisasi penta boster untuk usia 18 buan. Saya tidak sanggung mengantarkan Nala. Maka, istri dan mertua saya yang berangkat.

Setiap kali Nala mendapatkan suntik vaksin dari program imunisasi. Hal yang saya perhatikan pertama adalah perubahan yang terjadi, atau dampak yang timbul.

Tentu kita sudah paham, biasanya seepas imunisasi ini akan ada demam, mengigil, dan tidak jarak anak menjadi rewel karena merasakan adanya ketidaknyamanan pada tubuh mereka.

Nala kemarin merasakan ini, bahkan sampai saat saya menuliskan ini. Saya merasakan sejak tadi malam, bagaimana keceriaan Nala redup seketika. Ia tidak berangkat tarawih. Tidak mau bermain. Hanya mau dalam gendongan.

Redupnya keceriaan dari wajah Nala, memang menjadikan seisi rumah merasakan sesuatu yang beda. Bocah keci yang ceria itu, suara teriakannya, tariannya, nyanyiannya, kosa kata baru yang bisa ia ulang. Tidak terdengar.

Namun, ini demi proses panjang tubuh dalam membentuk antibodi agar bisa kebal terhadap suatu penyakit. Lekas membaik anakku. Lekas turun demam, lekas nyaman tubuhmu. Ayah rindu ceriamu.

More Stories
Nala Menyelamatkan Ayah Potong Rambut
Nala Menyelamatkan Ayah Potong Rambut